Showing posts with label Ingatlah... Show all posts
Showing posts with label Ingatlah... Show all posts
Al-LAIL ( MALAM )
"Demi malam apabila menutupi ( cahaya siang ),
dan siang apabila terang benderang,
dan penciptaan laki-laki dan perempuan,
sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
Adapun orang yang memberikan ( hartanya di jalan Allah ) dan bertakwa,
dan membenarkan adanya pahala yang terbaik ( syurga ),
maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.
Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup*
serta mendustakan pahala yang terbaik,
maka kelak Kami akan menyiapkan baginya ( jalan ) yang sukar.
Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.
Sesungguhnya kewajiban memberi pertunjuk,
dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.
Maka, Kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.
Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang celaka,
yang mendustakan ( kebanaran ) dan berpaling ( dari iman ).
Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,
yang menafkahkan hartanya ( di jalan Allah ) untuk membersihkannya,
padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,
tetapi ( dia memberikan itu semata-mata ) kerana mencari keridhaan Tuhannya Yang Maha Tinggi.
Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.
Al-Lail :01-21
*Yang bermaksud dengan "merasa dirinya cukup" ialah tidak memerlukan lagi pertolongan Allah tidak bertakwa kepadaNya.
Labels:
Ingatlah..
FirmanNya:
"Dan apabila kami memberikan kepada mereka sesuatu rahmat, sesudah datangnya bahaya menimpa mereka, tiba-tiba mereka mempunyai tipu daya dalam menentang tanda-tanda kekuasaan kami. Katakanlah, 'Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu).' Sesungguhnya malaikat kami menulis tipu dayamu."
"Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan dan berlayar di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera dan meluncurlah bahtera itu membawa orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik dan mereka bergembira kerananya. Datanglah angin dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya dan mereka yakin mereka terapung (bahaya), mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadaNya semata-mata. (Mereka berkata), 'Sesungguhnya sekiranya engkau menyelamatkan kami daripada bahaya ini, pastilah kami termasuk dalam kalangan orang yang bersyukur."
"Apabila Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tampa (alasan) yang benar. Wahai manusia, sesungguhnya (bencana) kezaliman mu akan menimpa dirimu sendiri, (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kamilah kembalimu, lalu Kami khabarkan kepadamu apa yang kamu kerjakan."
"Sesungguhnya, perumpamaan kehidupan duniawi itu seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit. Lalu, tumbuhlah dengan suburnya kerana air itu tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahawa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam dan siang. Lalu, Kami jadikan (tenamannya) laksana tanaman yang sudah dipotong, seakan-akan belum pernah tumbuh kelmarin. Demikianlah, Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang yang berfikir."
Surah, Yunus: 21-24
Labels:
Ingatlah..
Ingatlah..
Diketahui, bahawa orang yang terjerumus dalam urusan dunia, yang terpedaya oleh gemerlapan dunia dan menyukai kenikmatan yang diperoleh dengan perantaraan dunia pasti hatinya tidak ingat akan kematian. Jika ada orang menyebut kematian, maka dia benci dan berpaling.
"Katakanlah, 'Sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepadanya (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beri kepadamu apa yang kamu kerjakan." (Al-Jumu'ah:8)
"Barang siapa benci bertemu Allah, maka Allah benci bertemu dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim termasuk hadis riwayat Abu Hurairah r.a dikutip dari Al Iraqi)
Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud:
"Kematian cukup sebagai pencerai berai." (HR. Al-Harits bin Abu Usamah)
"Igatlah kamu akan kematian. Ingat, demi Zat yang nyawaku di tangan-Nya, andai kalian tahu apa yang aku tahu, nescaya kamu tertawa sedikit dan nescaya kamu banyak menangis" (HR. Ibnu Abid Dunya)
Labels:
Ingatlah..
Subscribe to:
Posts (Atom)


